Civitas Kampus PWRCK Adakan Kunjungan ke FKKPBM

Media Doeta Indonesia | Jakarta | Ketua umum persatuan wartawan reaksi cepat pelacak kasus Drs H. Jaja Suparja Ramli SH. SIP MBA dan rombongan mengadakan kunjungan ke Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) pada Kamis 10 Desember 2012.

Rombongan disambut oleh ketua umum FKKPBM Mayor Jenderal TNI Purn Heros Paduppai di dampingi sekjen Letkol Sutikno, dan ketua bidang OKK Mayor poniran dan Yono selaku Staf FKKPBM. Kunjungan dari kampus khusus profesi wartawan ini dalam rangka mengundang Jenderal Heros untuk menjadi narasumber memberikan orasi ilmiyah tentang Wawasan kebangsaan pada saat wisuda 27 Desember 2020 mendatang yang rencananya akan diadakan di kawasan Puncak Bogor.

Dalam Pemaparannya Jenderal Heros menyampaikan sekilas tentang organisasi FKKPBM (Forum Komunikasi Keluarga Baret Merah) yang berdiri sejak tahun 2017. FKKPBM berpedoman kepada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka tunggal ika, dan NKRI, dan kami juga punya AD/ART, peraturan organisasi, program kerja dan pakta integritas.

Lebih lanjut Heros menambahkan “FKKPBM juga mempunyai ciri tersendiri yaitu organisasi ini bukan bagian dari sebuah golongan, organisasi, atau partai politik manapun kami hadir bertindak atas perintah negara, berintegritas tinggi, mandiri dan independen serta menjadi motivator ditengah masyarakat dalam mengembangkan empat pilar kebangsaan.” terangnya.

Ketua umum FKKPBM jendral Heros menambahkan “Forum ini berpedoman kepada Visi nya yang jelas yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang undang dasar tahun 1945. Yang diaplikasikan dengan misi diantaranya menumbuh kembangkan persatuan dan kesatuan, kesadaran bela negara cinta tanah air, menyelenggarakan ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta bekerja sama dengan kementerian lembaga dan segenap komponen masyarakat ditingkat pusat maupun daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan, ekonomi sosial budaya dan penegakan disiplin nasional.”, tambahnya (Sastra)

sumber: doetaindonesia.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *